Pantai Parangtritis

" Pantai terluas di kawasan Yogyakarta yang menyediakan beragam aktivitas yang membuatmu tidak akan meninggalkan pantai ini dengan cepat. "
{"autoplay":"true","autoplay_speed":"3000","speed":"300","arrows":"true","dots":"true","loop":"true","nav_slide_column":5,"rtl":"false"}

Daerah Istimewa Yogyakarta tidaklah terlalu besar, namun ternyata Jogja mempunyai puluhan pantai yang sangat menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Parangtritis.  Tempat wisata ini boleh terbilang adalah salah satu destinasi wisata paling favorit diantara para wisatawan sejak lama.

Pantai Parangtritis memang terkenal diantara para wisatawan, karena selain memiliki legenda yang melekat dengan Ratu Kidul sebagai penguasa laut selatan, namun ternyata keindahannya tidak bisa bisa diragukan lagi karena pantai ini merupakan pantai paling luas di Yogyakarta dimana memiliki luas berkilo-kilo meter persegi, berbeda dengan pantai-pantai di kawasan Yogyakarta lainya seperti Pantai di Gunung Kidul yang ukurannya relatif kecil.

Salah satu destinasi wisata terfavorit di kawasan Yogyakarta ini memang tidak pernah dilupakan oleh para wisatawan, dimana karena ukurannya yang cukup luas membuat Pantai ini menawarkan aktivitas yang tidak terbatas bagi para wisatawan seperti mengelilingi pantai dengan menggunakan motor ATV, Kuda maupun Delman, melakukan olahraga seperti sepak bola di pasir, bermain di pinggir ombak, bermain layangan, atau sekedar duduk-duduk sambil menikmati suasana Pantai Parangtritis yang begitu menawan.

Pesonanya memang tidak bisa lepas dari legenda Pantai Parangtritis yang sudah terkenal di masyarakat Indonesia, dimana laut di sekitar Pantai Parangtritis terdapat sebuah Kerajaan yang dipimpin oleh penguasa laut selatan yaitu Nyi Roro Kidul. Sehingga seringkali menjadi perbincangan masyarakat, apabila ingin ke Pantai terfavorit di Yogyakarta ini disarankan untuk tidak menggunakan baju berwarna hijau karena dapat ditarik masuk ke laut oleh penguasa laut selatan.

Keberadaan kerajaan Mataram yang sekarang turunannya adalah Kraton Yogyakarta memang tidak bisa dilepaskan oleh Nyi Roro Kidul, dimana menurut cerita yang berkembang di masyarakat pada jaman dahulu Panembahan Senopati sebagai raja Mataram Islam yang pertama melakukan pernikahan dengan Nyi Roro Kidul sebagai penguasa laut selatan, pernikahan tersebut memang tidak biasa karena berasal dari dua dunia yang berbeda. Namun hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga wilayah sekitar Jawa tetap aman dari segala ancaman dan rintangan yang berbahaya.

Namun terlepas dari legenda tersebut, memang kawasan Pantai Parangtritis ini memang benar-benar menyuguhkan pemandangan alami yang cantik, dimana luasnya pantai ini yang berpasir besi hitam membuat kita tidak bosan untuk memandanginya secara 360 derajat.

Selain aktivitas yang dapat anda lakukan seperti yang Alodia sebutkan diatas, di Pantai Parangtritis ini anda juga bisa renang di kolam yang disediakan di pantai, terutama anak-anak sangat menyukai aktivitas ini. Selain itu juga terdapat puluhan warung yang menyediakan beragam suguhan khas pantai seperti masakan ikan gurameh, pari, cumi, dan udang yang tentunya sangat nikmat apabila kita memakannya di pinggir pantai.

Pantai Parangtritis terbilang sebagai pantai yang spesial di Indonesia, karena di pantai ini terdapat padang pasir yang lazimnya kita temui di belahan dunia arab. Namun di pantai ini anda akan bisa menemukan gundukan-gundukan pantai layaknya sedang di padang pasir arab. Padang pasir yang ada di kawasan Pantai Parangtritis ini dinamakan Gumuk Pasir. Alodia juga sudah membahasnya lebih detail mengenai Gumuk Pasir ini di artikel lainnya. Bisa di klik tautannya, untuk melihat keindahan padang pasir pantai ini.

Keindahan Pantai Parangtritis memang tidak dapat diraguka lagi, karena setiap harinya dikunjungi oleh ribuan wisatawan yang berbondong-bondong untuk melihat pantai di laut selatan jawa ini.

Yuk liburan ke Yogyakarta bersama Alodiatour dengan memilih paket wisata Jogja yang kami sediakan.

Lokasi Pantai Parangtritis

Lokasi Pantai Parangtritis boleh dibilang sebagai salah satu pantai yang lokasinya sangat mudah diakses dari Kota Yogyakarta. Dengan jarak tempuh 1 jam dari kota Yogyakarta, anda bisa sampai di pantai ini. Jalan untuk menuju Pantai Parangtritis juga luas dan landai sehingga sangat nyaman sekali ketika anda sedang di perjalanan.

Lokasi Pantai Parangtritis tepatnya berada di Desa Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lihat peta yang Alodia sediakan untuk mengetahui lokasinya lebih jelas:

Rute Menuju Pantai Parangtritis

Rute menuju Pantai Parangtritis itu sangat mudah dilalui baik itu kendaraan roda dua sampai dengan bus besar, karena jalan menuju Pantai Parangtritis seperti yang sudah Alodia sebutkan sebelumnya yaitu landai dan besar. Tidak seperti pantai-pantai di Gunung Kidul dimana anda harus naik turun gunung untuk mencapainya.

Jarak Pantai Parangtritis dari kota Yogyakarta adalah sekitar 28 Km dan bisa dilalui melalui Jalan Parangritis yaitu di selatan kota Jogja. Dengan cukup melalui Jalan Parangtritis ini lurus terus ke selatan anda akan sampai ke pantai ini.

Harga Tiket dan Parkir Pantai Parangtritis

Harga tiket Pantai Parangtritis boleh dibilang standar seperti harga tiket pantai-pantai lain di kawasan Yogyakarta. Untuk memasuki Pantai Parangtritis ini maka anda akan dikenakan retribusi sebesar Rp 5.000,- untuk setiap orang.

Sedangkan untuk harga tiket parkir Pantai Parangtritis, untuk mobil anda akan dikenakan tarif sebesar Rp 5.000,- , sedangkan untuk motor anda akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 2.000,-.

Fasilitas Pantai Parangtritis

Fasilitas Pantai Parangtritis sangatlah lengkap dan anda akan menemukan segala keperluan wisata di pantai ini, karena memang Pantai Parangtritis sudah cukup lama terkenal diantara para wisatawan membuatnya terus berbenah memberikan fasilitas yang lebih lengkap. Berikut ini adalah fasilitas yang dapat anda temukan di Pantai Parangtritis :

  • Motor ATV, Kuda, dan Delman untuk berkeliling Pantai Parangtritis
  • Gazebo Pantai
  • Warung Makan
  • Toko Souvenir dan Baju
  • Penginapan
  • Toilet umum
  • Mushola
  • Penginapan / Hotel