Candi Plaosan

" Candi Plaosan, simbol kekuatan cinta yang mampu menyatukan perbedaan "
{"autoplay":"true","autoplay_speed":"3000","speed":"300","arrows":"true","dots":"true","loop":"true","nav_slide_column":5,"rtl":"false"}

Candi Plaosan – Mengunjungi Yogyakarta sebagai pilihan destinasi wisata merupakan hal yang sudah lumrah untuk kebanyakan orang, Yogyakarta dikenal dengan tempat wisatanya yang beragam, sehingga wisatawan dapat dengan leluasa memilih destinasi wisata mana yang akan dikunjungi, mulai dari gunung, pantai, bukit, hingga budaya semuanya tersedia di Jogja. Namun jika anda masih merasa kurang atau bahkan merasa bosan dengan apa yang ada di Yogyakarta anda dapat mengunjungi daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Yogyakarta yang memiliki tempat wisata alternatif untuk anda yang menginginkan suasana baru, salah satunya anda dapat mengunjungi Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang terdapat beberapa destinasi wisata termasuk wisata candi. Seperti yang sudah diketahui bahwa Yogyakarta memiliki peninggalan sejarah berupa candi-candi yang tersebar dibeberapa daerah khususnya daerah Kabupaten Sleman bagian timur atau berbatasan langusung dengan Kota Klaten, Jawa Tengah. Nah di Klaten ini anda juga dapat mengunjungi salah satu candi yang cantik dan unik karena memiliki karakteristik dan keunikannya tersendiri yaitu Candi Plaosan.

Candi Plaosan memang terletak di Kabupaten Klaten Jawa Tengah, namun bagi anda yang ingin mengunjungi Candi Plaosan untuk alternatif wisata anda tidak perlu khawatir akan jarak yang jauh karena Candi Plaosan ini letaknya masih dapat dikatakan berdekatan dengan Candi Prambanan. Singkat cerita mengenai Candi Plaosan, candi ini dibuat oleh Rakai Pikatan yang merupakan Raja dari Dinasti Syailendra untuk istrinya yang bernama Pramodyawardani. Uniknya adalah Rakai Pikatan dan Pramodyawardani berasal dari dinasti yang berbeda bahkan dari latar belakang agama yang berbeda yaitu Rakai Pikatan dari Dinasti Syailendra yang beragama Hindu sedangkan Pramodyawardani dari Dinasti Sanjaya yang memeluk agama Budha sehingga Candi Plaosan memiliki filosofis tersendiri bagi yang mencari tahu.

Perbedaan tersebutlah yang menjadikan Candi Plaosan sebagai simbol bahwa kekuatan cinta dapat menyatukan perbedaan apapun. Selain menjadi simbol kekuatan cinta, Candi Plaosan menjadi simbol bentuk toleransi antar umat beragama. Candi Plaosan sendiri terbagi menjadi 2 bangunan utama yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul yang sering juga disebut sebagai Candi Kembar karena memang keduanya memiliki bentuk yang sama atau mirip. Berdasarkan relief yang berada dikedua candi tersebut mengisahkan tentang perjalanan cerita cinta antara Rakai Pikatan dan Pramodyawardani. Konon relief yang terdapat di candi sebelah selatan atau kidul menggambarkan bentuk kekaguman Pramodyawardani terhadap Rakai Pikatan dan candi yang di sebelah utara atau lor mengisahkan kekaguman Rakai Pikatan terhadap permaisurinya Pramodyawardani sehingga Candi Plaosan mendapat julukan atau simbol cinta kasih yang sangat sempurna. Tidak banyak yang mengetahui kisah percintaan di balik Candi Plaosan ini karena mungkin kisah cinta yang lebih populer terdapat di Candi Prambanan dengan kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Perbedaan dari kedua kisah tersebut adalah antara cinta yang sempurna yang berasal dari Candi Plaosan dan cinta yang bertepuk sebelah tangan dari Candi Prambanan.

Tidak hanya sampai disitu saja, menurut para peneliti, teras yang berada di bangunan utama Candi Plaosan tersusun rapi dan halus yang menandakan dulunya teras tersebut digunakan sebagai Wihara untuk sembahyang sang istri dan para pangikutnya yang beragama Budha. Maka dari itu Candi Plaosan memiliki bentuk bangunan atau arsitektur yang sudah mengalami akulturasi agama yang memiliki corak agama Budha namun dengan sedikit sentuhan dari agama Hindu. Itulah mengapa Candi Plaosan merupakan simbol toleransi antar umat beragama yang sudah terjalin baik sejak zaman dahulu. Ingin menjelajah peninggalan bersejarah yang romantis ini? yuk pesan paket wisata Jogja dari kami!

Lokasi Candi Plaosan

Lokasi Candi Plaosan jika dilihat dari segi aksesibilitas dapat dikatakan sudah sangat baik dan sangat mudah untuk dicapai. Lagipula Lokasi Candi Plaosan ini masih relatif dekat dengan Candi Prambanan.

Alamat Candi Plaosan berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Rute Menuju Candi Plaosan

Rute Menuju Candi Plaosan bisa diakses lewat jalan Laksda Adisutjipto dan jalan Raya Solo – Yogya ke arah timur. Di persimpangan Pasar Prambanan anda masih harus luruh ketimur hingga menjumpai 2 traffict light lagi kemudian jika sudah sampai diperempatan Stasiun Brambanan anda belok kiri sejauh kurang lebih 2 KM kemudian belok kanan kurang lebih 800 meter dan sampailah anda di Candi Plaosan. Rute Menuju Candi Plaosan masih tergolong mudah untuk diakses.

Jarak dari Kota Jogja ke Candi Plaosan kurang lebih adalah 18,9 KM dan waktu tempuh normal kendaraan bermotor  dari Kota Jogja menuju Candi Plaosan sekitar 38 menit.

Harga Tiket dan Parkir Candi Plaosan

Harga tiket masuk Candi Plaosan masih sangat murah. Untuk dapat menikmati keindahan Candi Sambisari, anda hanya perlu mengeluarkan uang untuk membayar tiket sebesar Rp 3.000 per orang. Harga tiket masuk Candi Plaosan dengan nominal tersebut tentu saja akan sangat sebanding bahkan lebih dari apa yang akan anda saksikan ketika berkunjung di Candi Plaosan.

Sedangkan untuk harga parkir Candi Plaosan dibedakan untuk kendaraan jenis mobil dan motor. Untuk harga parkir mobil di Candi Plaosan adalah Rp 5.000,- sedangkan untuk harga parkir motor adalah Rp 2.000.

Fasilitas Candi Plaosan

Fasilitas Candi Plaosan saat ini sudah cukup lengkap bagi bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Plaosan namun demikian masih harus dilakukan pengembangan agar dapat lebih memuaskan wisatawan, fasilitas Candi Plaosan diantaranya adalah:

  • Papan informasi
  • Tempat parkir
  • Toilet